Strategi Inovasi Guru TK Manba’ul Huda dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Pemalu
DOI:
https://doi.org/10.58230/josse.v3i2.721Keywords:
Percaya Diri, Strategi Guru, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam membentuk karakter percaya diri pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 50 anak usia 5–6 tahun. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TK Manba’ul Huda menerapkan berbagai strategi inovatif dalam membangun kepercayaan diri anak, yaitu pembelajaran aktif dan kreatif, kegiatan tampil di depan kelas, bernyanyi sambil bergerak, menari, pemberian tugas dan tanggung jawab, pembiasaan kegiatan positif dan keagamaan, kesempatan menjadi pemimpin, kegiatan tanya jawab, pengembangan interaksi sosial, serta pemberian penghargaan verbal dan nonverbal. Dari 50 anak yang diamati, perubahan positif paling terlihat pada keberanian berinteraksi dengan teman, kemandirian menyelesaikan tugas, keberanian mencoba kegiatan baru, dan keberanian tampil di depan kelas. Strategi guru yang dilakukan secara konsisten, menyenangkan, bertahap, dan sesuai dengan karakteristik anak dapat membantu membangun kepercayaan diri anak pemalu. Hasil penelitian menegaskan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, model sosial, dan pemberi penguatan dalam perkembangan sosial emosional anak.
Downloads
References
Ahsanah, A. (2018). Implementasi nilai karakter melalui metode bernyanyi untuk anak usia dini di TK Satya Dharma Sudjana Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung). Repository UIN Raden Intan Lampung. http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/3914
Alhadad, B., Arfa, U., & Sulman, H. (2020). Penerapan metode proyek dalam mengembangkan sosial anak usia 5-6 tahun. Jurnal Cahaya PAUD, 2(2), 45–58. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v2i2.1956
Aliya, N. S., & Safitri, D. (2025). Pemberian reward verbal dan non-verbal sebagai stimulus motivasi belajar dalam pembelajaran IPS. IJoEd: Indonesian Journal on Education, 1(4), 302–308. https://doi.org/10.70437/ijoed.v1i4.127
Anggraini, Y. (2021). Analisis persiapan guru dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2415–2422. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1241
Bahtiar, A. R. (2016). Prinsip-prinsip dan model pembelajaran. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 149–158. https://doi.org/10.26618/jtw.v1i2.368
Cahyantika, R. (2024). Analisis peran guru dalam mengembangkan interaksi sosial anak kelompok B di TKS Bina Cendekia (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/79802
Dede, E., Cynthia, Y., António, A. F., Manuela, J. S., Bub, K., & Vaughn, B. E. (2024). Antecedents to and outcomes associated with teacher–child relationship perceptions in early childhood: Further evidence for child-driven effects. Child Development, 95(2), 679–698. https://doi.org/10.1111/cdev.14033
Dinata, I. K. (2021). Peningkatan kepercayaan diri melalui kegiatan menari kreatif PAUD Bintang Besar. EDUKIDS: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 36–42. https://doi.org/10.51878/edukids.v1i374
Irani, I., Adhani, D. N., & Yuniar, D. P. (2021). Kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler tari melalui tari karapan sapi. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 52–61. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v8i2.11558
Islamiah, R. (2022). Peran guru dalam menanamkan rasa percaya diri anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 569–575. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1384
Khasanah, F. N., Inayah, H., Hajar, S., & Bahrodin, A. (2023). Peran guru kelas dalam meningkatkan potensi diri siswa. Al-Da'wat: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 47–57. https://doi.org/10.33752/aldawat.v2i01.3726
Kurnia, A., Nurdiansah, N., & Mediani, H. F. (2022). Pengaruh pemberian reward verbal terhadap kepercayaan diri anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 77–86. https://doi.org/10.15575/ga.v6i1.15781
Luly, J., Kaya, N. K., Ruli, R. O., Mokodompit, S. S., & Utoyo, S. (2021). Strategi pembelajaran anak usia dini berbasis inovasi kreatif di masa pembiasaan baru. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 45–52. https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/prosidingpaud/article/view/808
Maulina, I. (2021). Kepercayaan diri anak usia golden age di Desa Gambarsari. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 7(1), 21–28. https://doi.org/10.31602/jmbkan.v7i1.3404
Padang, D., & Sihotang, J. H. (2023). Pengembangan percaya diri anak melalui metode bernyanyi dengan menggunakan gerakan. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 11590–11598. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/376
Rahayu, D. P., & Khotimah, N. (2013). Pengaruh penerapan reward terhadap percaya diri anak Kelompok B di TK Nglanduk 01 Madiun. PAUD Teratai, 2(2), 1–7. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paud-teratai/article/view/3052
Rais, M. R. (2022). Kepercayaan diri (self confidence) dan perkembangannya pada remaja. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 12(1), 40–47. https://doi.org/10.30829/alirsyad.v12i1.11603
Rosefine, A. T., Sundari, N., & Mashudi, A. (2024). Pengembangan kepercayaan diri anak usia dini melalui kegiatan show and tell. MURHUM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 662–676. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.635
Sabani, F. (2026). Strategi guru menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 3(1), 31–42. https://doi.org/10.71049/d53r3v65
Susanto, A., & Khaldun, R. (2021). Parenting Islami sebagai upaya menumbuhkan rasa percaya diri anak. Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming, 15(2), 55–68. https://doi.org/10.20414/qawwam.v15i2.4563
Watsons. (2022, 10 Agustus). 'Women's Confidence Survey in Asia' menunjukkan hampir 50 persen wanita kurang percaya diri. Tabloid Bintang. Diambil 10 Agustus 2026, dari https://www.tabloidbintang.com/articles/gaya-hidup/read/171301/women-s-confidence-survey-in-asia-menunjukkan-hampir-50-persen-wanita-kurang-percaya-diri
Wulandari, R. S., & Mustikasari, R. (2022). Peningkatan kepercayaan diri anak usia dini melalui metode bercerita. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 18–27. https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/Mentari/article/view/174
Wulandari, W. (2024). Analisis strategi guru dalam mengelola konflik di sekolah untuk meningkatkan lingkungan belajar kondusif di SDN 111/I Muara Bulian (Skripsi, Universitas Jambi). Repository Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id/66272/
Yandri, A. (2022, 16 Agustus). Pendidikan karakter: Peranan dalam menciptakan peserta didik yang berkualitas. Direktorat Guru Pendidikan Dasar, Kemdikbudristek. Diambil 3 Desember 2024, dari https://gurudikdas.kemdikbud.go.id/news/pendidikan-karakter-:-peranandalammenciptakan-peserta-didik-yang-berkualita
Yani, D. A. (2023). Analisis perkembangan seni melalui karya imajinatif dua dimensi dengan membuat stiker kelas II Abu Bakar MIS AZRINA. Global Educational Journal (GECI), 1(4), 148–153. https://doi.org/10.47709/geci.v1i4.3211
Yunitasari, S. E., & Lenny, L. (2025). Meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini melalui kegiatan menari di TK IT Bunga Cibinong. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 6(1), 189–195. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/jpg/article/view/18906
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Masrona Harahap, Thea Yuliana Anjari, Tita Sapriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.