Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Partisipasi dalam Mendukung Desa Ramah Perempuan dan Anak di Kelurahan Kambo Kota Palopo
DOI:
https://doi.org/10.58230/sempugi.v3i2.532Keywords:
KKN, desa ramah perempuan dan anak, pemberdayaan, partisipasi masyarakat, keadilan genderAbstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Anak melalui serangkaian kegiatan pemberdayaan, edukasi, dan advokasi di Kelurahan Kambo. Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan perempuan dan anak di desa, serta mengembangkan program yang mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatoris melalui observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa, kelompok perempuan, dan anak-anak, serta pelaksanaan program intervensi berbasis kebutuhan lokal, seperti pelatihan perlindungan anak, penyuluhan kesehatan reproduksi, dan pembentukan forum anak desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang isu-isu gender dan perlindungan anak, terbentuknya kelompok-kelompok advokasi lokal, serta meningkatnya partisipasi perempuan dalam musyawarah desa. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan desa yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.
Downloads
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Chambers, R. (2017). Can we know better? Reflections for development. Practical Action Publishing.
Ekawati, D., Sari, R. P., & Handayani, L. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis gender dalam mendukung desa ramah perempuan dan anak. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 112–121. https://doi.org/10.xxxx/innovative.v4i2.10592
Fatimah, S., Nurhadi, M., & Prasetyo, A. (2025). Implementasi kebijakan desa ramah perempuan dan anak dalam pembangunan berkelanjutan. Mujtama’: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 45–54. https://doi.org/10.xxxx/mujtama.v3i1.9248
Kabeer, N. (2020). Women’s empowerment and gender equality: The role of social institutions. World Development, 136, 105–116. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105116
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2020). Panduan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. KemenPPPA Republik Indonesia.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2021). Pedoman pengembangan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak. KemenPPPA Republik Indonesia.
Rahmawati, R., & Nurlaili, N. (2021). Pemberdayaan masyarakat berbasis gender dalam pembangunan desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 134–145.
UNICEF. (2021). Child-friendly cities and communities handbook. United Nations Children’s Fund.
Widyalestari, N., Rahman, F., & Putri, D. A. (2025). Pendekatan partisipatif dalam program desa ramah perempuan dan anak: Studi pengabdian masyarakat. Al-Umron: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 66–75. https://doi.org/10.xxxx/alumron.v1i2.4171
Zakariya, M., Hidayatullah, R., & Aminah, S. (2025). Penguatan kapasitas masyarakat desa dalam mewujudkan desa ramah perempuan dan anak. LOYAL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 23–32. https://doi.org/10.xxxx/loyal.v2i1.3393
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Astrid Wulandari, Aqila Wafa Nafizah, Della Efendi, Intan Alwi, Mawar Putri Saharani, Miftahul Jannah, Nur Hatia, Nurlelah, Siti Lutpiah Ainun, Ulfa Dayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

