Peningkatan Kemampuan Mengenal Pola Melalui Game Edukasi Digital Berbasis Pembelajaran Kolaboratif Pada Anak dengan Gejala Kesulitan Belajar
DOI:
https://doi.org/10.58230/ijier.v3i1.756Keywords:
kesulitan belajar, mengenal pola, pembelajaran kolaboratif, permainan edukatif digital, anak usia diniAbstract
Penelitian ini mengkaji penggunaan permainan edukatif digital berbasis pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak TK Kelas A yang menunjukkan gejala kesulitan belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang menarik dan sesuai untuk mendukung perkembangan kemampuan kognitif awal, khususnya kemampuan mengenal pola pada anak yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah dua anak Kelas A di TK Negeri Pembina Kabupaten Kutai Timur yang menunjukkan gejala kesulitan belajar. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan edukatif digital berbasis pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak yang menunjukkan gejala kesulitan belajar secara bertahap pada setiap siklus tindakan. Peningkatan tersebut didukung oleh tampilan visual yang menarik dan beragam fitur interaktif dalam permainan edukatif digital yang mampu meningkatkan keterlibatan dan antusiasme anak dalam belajar mengenal pola. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal pola pada kedua subjek secara bertahap pada setiap tahapan intervensi.
Downloads
References
Amini, & Ginting, N. (2024). Metode penelitian (Kualitatif, kuantitatif, PTK, dan R&D). UMSU Press. https://umsupress.umsu.ac.id/product/metode-penelitian-kualitatif-kuantitatif-ptk-dan-rd/
Anifah, S. N., Lina, H. H. U., & Sa'adah, L. A. (2025). Implementasi permainan brick balok sebagai media stimulasi kemampuan mengenal pola dan bentuk di TK Pertiwi Gembol Blora. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 65–73. https://jurnal.unipasby.ac.id/incrementapedia/article/view/10839/6664
Azizah, F., & Salehudin, M. (2023). Media game edukasi di gadget: Studi literatur manfaat dan dampaknya terhadap perkembangan anak usia dini. Journal of Instructional and Development Researches, 3(6), 264–271. https://www.journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/265
Faizatunisa, A. R., & Kuniati, E. (2024). Systematic literature review: Efektivitas penggunaan game digital dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 8(2), 203–208. https://ejournal.upi.edu/index.php/agapedia/article/view/77301
Fitri, R., & Maromi, C. (2024). Pembelajaran matematika yang menyenangkan bagi anak usia dini melalui game edukasi digital. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 10(2), 85–95. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/seling/article/view/2468
Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2019). Exceptional learners: An introduction to special education (14th ed.). Pearson.
Hasmawaty, H., Saman, A., Syamsuardi, S., Rusmayadi, R., Ruswiyani, E., & Sadaruddin, S. (2024). Refleksi pembelajaran dan penelitian tindakan kelas. Madaniya, 5(2), 305–311. https://madaniya.pustaka.my.id/journals/contents/article/view/745
Hilmiah, H., & Salehudin, M. (2024). Peran TIK pada pembelajaran abad ke-21 dalam keterampilan kritis, kreatif, dan kolaboratif anak usia dini. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 609–618. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.449
Humaida, R. T., & Suyadi, S. (2021). Pengembangan kognitif anak usia dini melalui penggunaan media game edukasi digital berbasis ICT. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(2), 78–87. https://aulad.org/aulad/article/view/98
Wahyudin, Husaini, Q. M., & Nuraisah, A. (2025). Strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa slow learner. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 34–43. https://doi.org/10.62495/jpiaud.v2i1.57
Ifada, B., & Mukminin, A. (2025). Efektivitas pembelajaran matematika melalui game edukasi digital dalam meningkatkan kecerdasan logika anak usia 5–6 tahun di TK Pertiwi 45 Kalisegoro Semarang. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1150–1161.
Ismawati, P., & Kumalasari, E. D. (2024). Pengaruh kegiatan meronce terhadap kemampuan mengenal pola pada anak usia 4–5 tahun di RA Al Kausar. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 10(1), 102–110. https://doi.org/10.29062/seling.v10i1.2184
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379.
Nakhma'ussolikhah, N. U., & Widadiyah, Q. (2022). Pembelajaran kolaboratif usia golden age dengan teknik art counseling. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 100–110.
Prakarsi, E., Karsono, K., & Dewi, N. K. (2020). Penggunaan media busy book untuk mengembangkan kemampuan mengenal pola pada anak usia 4–5 tahun. Kumara Cendekia, 8(2), 171–182. https://doi.org/10.20961/kc.v8i2.35703
Ramadhani, S., & Oktara, T. W. (2024). Kesulitan belajar pada individu: Tinjauan tentang etiologi, disfungsi otak, dan pendekatan solutif. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 3(2).
Rangkuti, R. K., Mawaddah, F. A., Al-Anikmah, S., & Nurhalizah, I. (2025). Peran orang tua dalam mendukung proses pembelajaran anak dengan kesulitan belajar. PSIKOANALITIKA: Jurnal Kajian dan Penelitian Psikologi, 2(1).
Ruba'iyyah, S., Zahro, I., & Adhim, F. (2024). Upaya meningkatkan kemampuan numerasi anak usia dini dengan metode pembelajaran kolaboratif usia 5–6 tahun di TK Darut Tauhid Balung. Efektor, 11(2), 73–84.
Sa'adah, D. Z., Aprianti, J., & Safitri, N. D. (2025). Urgensi life long learning dalam membangun daya saing tenaga kerja di era ekonomi digital. Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan, 2(4), 20–29. https://doi.org/10.61132/keat.v2i4.1727
Safitri, O. S., & Jusra, H. (2021). Analisis kesulitan belajar dan self-confidence anak berkebutuhan khusus slow learner dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 6(2).
Sari, L., Ristiana, Y., & Yayuk, E. (2025). Optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran deep learning untuk meningkatkan kolaboratif siswa PAUD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 392–405.
Setiawati, F. A. (2020). Mengenal konsep-konsep anak berkebutuhan khusus dalam PAUD. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 6(2), 193–208.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Allyn & Bacon.
Suarti, S., & Yunitasari, S. E. (2023). Gambaran kemampuan mengenal pola pada anak usia dini melalui pemanfaatan pembelajaran berbasis alam. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10406–10411.
Sunarti, S., & Chamidah, A. N. (2025). Puzzle sticks as a medium for number recognition in children with learning disabilities: Stik puzzle sebagai media pengenalan angka pada anak hambatan belajar. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(4).
Suparno. (2012). Model layanan pendidikan untuk anak berkesulitan belajar. Jurnal Pendidikan Khusus, 2(2). https://doi.org/10.21831/jpk.v2i2.1004
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

