Pembelajaran Karakter dan Kepemimpinan Pemuda Berbasis Pengalaman melalui Program IYEN National Leaders Chapter Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.58230/wkspj929Keywords:
IYEN National Leaders, Kepemimpinan, Pendidikan KarakterAbstract
Pendidikan karakter merupakan proses mendasar yang memungkinkan generasi muda membangun nilai dan memaknai pengalaman hidup melalui ruang belajar yang melampaui pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan mengkaji program IYEN National Leaders Chapter Yogyakarta sebagai ruang pembelajaran karakter dan kepemimpinan nonformal. Program ini dilaksanakan dalam bentuk youth excursion selama empat hari yang melibatkan delegasi dari berbagai wilayah Indonesia melalui kegiatan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), wisata edukatif budaya, forum kepemimpinan, serta presentasi proyek Sustainable Development Goals (SDGs) menggunakan Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif-reflektif dengan melibatkan seluruh 11 delegasi IYEN National Leaders Batch 1 Chapter Yogyakarta melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen yang dikembangkan peneliti berupa skala refleksi Likert 1–5, pertanyaan reflektif terbuka, dan lembar validasi member checking, serta didukung dokumentasi kegiatan dan catatan lapangan. Data skala Likert dianalisis secara deskriptif, sedangkan respons terbuka dianalisis secara tematik melalui tahapan deskripsi, refleksi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan munculnya tema karakter berupa etos kerja, kesabaran dan kepekaan budaya, tanggung jawab sosial dan lingkungan, adaptabilitas, serta kepemimpinan kolaboratif. Peserta juga menunjukkan indikasi awal kemampuan berpikir sistematis melalui latihan BMC. Temuan ini mengindikasikan bahwa model youth excursion berpotensi menjadi ruang pembelajaran karakter dan kepemimpinan nonformal berdasarkan persepsi diri jangka pendek peserta. Namun, temuan bersifat kontekstual dan tidak dapat digeneralisasi karena keterbatasan jumlah subjek, satu batch program, serta posisi ganda peneliti sebagai peserta dan peneliti. Penelitian lanjutan dengan desain pembanding atau pengukuran berulang direkomendasikan.
Downloads
References
Anggreni, A. (2020). Experiential learning (pembelajaran berbasis mengalami). 186–199. https://doi.org/10.30736/atl.v1i2.86
Anisawati, H. N. E., & Adiprabowo, V. D. (2026). Narrative branding strategies on TikTok for digital culinary heritage sustainability: A case study of a Yogyakarta-based MSME. INJECT: Interdisciplinary Journal of Communication. https://doi.org/10.18326/inject.v11i1.5694
Candra, F. R., & Saptatiningsih, R. I. (2023). National identity strengthening model through multicultural-based batik development. Indonesian Journal of Education and Development Research. https://doi.org/10.57235/ijedr.v1i1.1093
Dwistia, H., Tanzania, A., Anisak, S. D., & Wantika, W. (2025). Digital technology and adolescent behavior transformation: The challenges of moral education in schools. Jurnal Pedagogy, 17(2), 230–240. https://doi.org/10.63889/pedagogy.v17i2.240
Halim, J. F. (2016). Implementasi konsep addiction in catchiness pada perancangan interior “Rumah Cokelat” di Surabaya. 339–351.
Husen, E. F., Sari, T. K., & Hutagalung, H. (2025). Sustainable tourism development through local wisdom in Pentingsari, Yogyakarta. Indonesian Tourism Journal. https://doi.org/10.69812/itj.v2i2.142
Indratmoko, J. A., & Prasetiyorini, P. (2025). Integration of disaster education and social entrepreneurship in the development of educational tourism after the Mount Semeru eruption: Rebuilding learning and livelihoods. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran. https://doi.org/10.33394/jk.v11i4.17657
Irdana, N., & Sholikhah, F. (2025). Efektivitas penyampaian konten eduwisata budaya terhadap pemahaman siswa sekolah menengah pertama di Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Jurnal Pariwisata Terapan. https://doi.org/10.22146/jpt.99746
Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4075
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Liphart, D., Klemme, N., & Meeker, I. B. (2022). Civic engagement and advocacy in rural Wisconsin: Youth development through legislative forums. Journal of Youth Development. https://doi.org/10.5195/jyd.2022.1194
Maghrifani, D. (2025). From local flavor to global future: The chocolate journey of nDalem Indonesia. Emerald Emerging Markets Case Studies. https://doi.org/10.1108/EEMCS-04-2025-0238
Malik, R., Susanti, R., Hidir, A., Resdati, Ihsan, M., & Dzulqarnain, M. F. (2025). Triangulasi dan analisis domain: Meningkatkan kredibilitas dan kedalaman penelitian kualitatif. Kamboti: Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(1), 33–41. https://doi.org/10.51135/kambotivol6issue1page33-41
Malorni, A., Lea, C., Richards-Schuster, K., & Spencer, M. (2022). Facilitating youth participatory action research (YPAR): A scoping review of relational practice in U.S. youth development and out-of-school time projects. Children and Youth Services Review. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2022.106399
Media Center Kabupaten Sleman. (2025, September 29). Kembangkan pertanian terpadu, Rejo Farm Sleman cetak wirausaha muda sosial. https://mediacenter.slemankab.go.id/2025/09/29/kembangkan-pertanian-terpadu-rejo-farm-sleman-cetak-wirausaha-muda-sosial/
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102
Rahmayuni, L. D. M., Sriyati, S., & Kusumawaty, D. (2024). Development of assessment instrument business proposal for students’ systems thinking skills on business model canvas in entrepreneurship course. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia. https://doi.org/10.22219/jpbi.v10i3.34840
Ramadhani, H., & Khasanah, N. (2026). Peran pendidikan Islam dalam menumbuhkan empati dan kesadaran sosial di era individualisme digital. Edumulya: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 121–134. https://doi.org/10.59166/edumulya.v3i2.378
Rofiqoh, F. U. (2024). Cultivating cultural awareness in early childhood: The role of batik tulis in preserving local heritage. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. https://doi.org/10.14421/jga.2024.91-03
Romadhoni, I., Purwidiani, N., Sulandari, L., Huda, I., & Dewi, P. (2024). Penerapan bisnis model canvas pada hasil praktek operasional kuliner Indonesia sebagai produk usaha komersial. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.911
Salsabila, A. S. H., Sari, H., Hamidah, S., & Hayati, R. (2026). Pelestarian batik sebagai identitas nasional di era digital. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1). https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11814
Setianingrum, D. A., & Jumadi, J. (2024). Optimizing creative thinking: STEAM-PjBL in Yogyakarta’s batik science e-book with Kawung motif for students. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v9i19.16478
Sohn, K. (2017). The risk preferences of entrepreneurs in Indonesia. Bulletin of Economic Research, 69, 271–287. https://doi.org/10.1111/boer.12088
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731.
Tumbularani, T., Winarti, W., & Sakila, S. (2025). Cultivating the value of identity in early childhood through the introduction of Yogyakarta’s local culture. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.17509/cd.v16i1.80797
Ulzana, Y., Restian, A., Dwi Astuti, R., & Alhudayatul Ustadza, C. (2025). Implementasi pendidikan karakter holistik untuk penguatan nilai empati dan tanggung jawab anak sekolah dasar. J-SES: Journal of Science, Education and Studies, 4(3). https://doi.org/10.30651/jses.v4i3.29138
Wachyuni, S. S., Wiweka, K., & Saputra, N. G. (2025). Reimagining tradition: How tourist Generation Z perceives modern twists on Yogyakarta’s bakpia. Journal of Tourism and Economic. https://doi.org/10.36594/jtec/80h89t87
Yulianto, Y. (2021). Kreasi seni sebagai daya tarik wisata budaya di Padepokan Bagong Kussudiarja Yogyakarta. Media Wisata. https://doi.org/10.36276/mws.v13i1.82
Zaenuri, M. (2021). New model for local post-disaster tourism governance: Evidence from Indonesia’s Merapi volcano. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik. https://doi.org/10.22146/jkap.63993

